MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN TINGGI RIAU

Jalan Jend. Sudirman No. 315, Pekanbaru - Riau
Website : pt-riau.go.id | email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.   cc : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
 
 

 

 

Pengadilan Tinggi Riau Perkuat Budaya Integritas Melalui Sosialisasi UPG, Monev Manajemen Risiko, dan Penguatan Zona Integritas

Pengadilan Tinggi Riau Perkuat Budaya Integritas Melalui Sosialisasi UPG, Monev Manajemen Risiko, dan Penguatan Zona Integritas

Pekanbaru – Pengadilan Tinggi Riau terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui kegiatan Sosialisasi Unit Pengendali Gratifikasi (UPG), Monitoring dan Evaluasi (Monev) Manajemen Risiko, serta Penguatan Zona Integritas yang dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli 2026, pukul 14.00 WIB, bertempat di Ruang Sidang Prof. Dr. H. Bagir Manan, S.H., MCL. Kegiatan ini diikuti oleh aparatur Pengadilan Tinggi Riau, termasuk tenaga keamanan (security) dan tenaga outsourcing.

Kegiatan ini merupakan implementasi Keputusan Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 29/BP/SK.PW1/V/2025 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia, sekaligus sebagai bentuk penguatan komitmen Pengadilan Tinggi Riau dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam arahannya, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Riau, Abdul Azis, S.H., M.H., menekankan pentingnya pemahaman yang sama mengenai gratifikasi bagi seluruh aparatur. Beliau mengingatkan agar setiap pegawai mampu membedakan antara pemberian yang diperbolehkan dengan pemberian yang berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan.

Beliau juga menegaskan bahwa seluruh aparatur, tenaga outsourcing, maupun petugas keamanan wajib menjaga integritas, bekerja sesuai standar operasional prosedur, serta menolak segala bentuk gratifikasi, suap, maupun pemberian lain yang berkaitan dengan jabatan dan pelaksanaan tugas. Prinsip tersebut tidak hanya diterapkan di lingkungan kantor, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat maupun lingkungan keluarga apabila pemberian tersebut berkaitan dengan kedinasan.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Riau, Dr. Hj. Diah Sulastri Dewi, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Pengadilan Tinggi Riau atas komitmen yang selama ini telah ditunjukkan dalam menjaga integritas dengan tidak menerima penghasilan maupun pemberian selain yang telah menjadi hak sesuai ketentuan.

Dalam arahannya, Ketua Pengadilan Tinggi Riau juga menyampaikan bahwa Pengadilan Tinggi Riau akan menghadapi tahapan Verifikasi Lapangan Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM. Oleh karena itu, seluruh aparatur diharapkan memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari serta siap memberikan informasi yang benar, jelas, dan sesuai fakta apabila diwawancarai oleh tim evaluator.

Lebih lanjut, beliau menginstruksikan agar setiap atasan langsung secara berkelanjutan melakukan internalisasi Core Values ASN BerAKHLAK, memperkuat budaya antigratifikasi, serta meningkatkan upaya pencegahan korupsi di unit kerja masing-masing. Integritas harus menjadi budaya kerja yang diwujudkan melalui sikap jujur, bertanggung jawab, konsisten, disiplin, serta memiliki komitmen tinggi dalam menjaga marwah dan nama baik lembaga peradilan.

Pada sesi berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Monitoring dan Evaluasi Manajemen Risiko yang dipimpin oleh Dr. Dahlan, S.H., M.H. Dalam paparannya disampaikan bahwa pelaksanaan monitoring dan evaluasi manajemen risiko harus dilakukan secara berkala dan didukung dengan penyusunan laporan yang menggambarkan kondisi riil satuan kerja. Setiap risiko juga perlu diidentifikasi berdasarkan tingkatannya agar langkah mitigasi dapat dirumuskan secara tepat, efektif, dan berkelanjutan. Selain itu, inovasi E-Persidangan menjadi salah satu bentuk mitigasi risiko yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan peradilan, sekaligus memperkuat efektivitas dan efisiensi proses administrasi perkara.

Melalui kegiatan ini, Pengadilan Tinggi Riau kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya integritas, mengoptimalkan pengendalian gratifikasi, meningkatkan penerapan manajemen risiko, serta mewujudkan tata kelola peradilan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima bagi masyarakat. Seluruh aparatur diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas demi terwujudnya lembaga peradilan yang modern, terpercaya, dan berkelas dunia.

Ketua Pengadilan Tinggi Riau Terima Kunjungan Silaturahmi dan Sosialisasi Layanan BPJS Kesehatan

Ketua Pengadilan Tinggi Riau Terima Kunjungan Silaturahmi dan Sosialisasi Layanan BPJS Kesehatan

Pekanbaru, 29 Juli 2026 – Ketua Pengadilan Tinggi Riau, Dr. Hj. Diah Sulastri Dewi, S.H., M.H., menerima kunjungan silaturahmi dari BPJS Kesehatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Pengadilan Tinggi Riau, Rabu (29/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memberikan sosialisasi mengenai berbagai inovasi layanan BPJS Kesehatan kepada aparatur Pengadilan Tinggi Riau.

Kegiatan diawali dengan penyampaian sambutan dan silaturahmi antara jajaran Pengadilan Tinggi Riau dengan perwakilan BPJS Kesehatan. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, BPJS Kesehatan memaparkan berbagai inovasi pelayanan yang terus dikembangkan untuk memberikan kemudahan akses bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pada kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan memperkenalkan Aplikasi Mobile JKN sebagai layanan digital yang memudahkan peserta dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi dan pelayanan kesehatan. Melalui aplikasi tersebut, peserta dapat mengakses kartu peserta digital, melakukan perubahan data kepesertaan, melihat riwayat pelayanan kesehatan, mendaftar antrean secara daring di fasilitas kesehatan, serta memperoleh berbagai informasi terkait Program JKN dengan mudah dan cepat.

Selain itu, disampaikan pula mengenai Layanan BPJS Keliling, yaitu layanan jemput bola yang memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun instansi dalam memperoleh pelayanan administrasi kepesertaan secara lebih efektif dan efisien. BPJS Kesehatan juga mensosialisasikan keberadaan layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang memungkinkan masyarakat mengurus administrasi kepesertaan JKN secara terpadu bersama berbagai layanan publik lainnya dalam satu lokasi.

Ketua Pengadilan Tinggi Riau menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan silaturahmi serta sosialisasi yang diberikan oleh BPJS Kesehatan. Menurut beliau, kegiatan ini memberikan informasi yang bermanfaat bagi seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Riau dalam memahami berbagai inovasi layanan BPJS Kesehatan sehingga dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara optimal.

Beliau juga berharap hubungan baik dan kerja sama yang telah terjalin antara Pengadilan Tinggi Riau dan BPJS Kesehatan dapat terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang jaminan kesehatan bagi aparatur peradilan dan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan narasumber dari BPJS Kesehatan mengenai berbagai layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Riau semakin memahami kemudahan layanan BPJS Kesehatan serta mampu memanfaatkan berbagai inovasi yang telah disediakan guna mendukung pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, sinergi antara Pengadilan Tinggi Riau dan BPJS Kesehatan diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima serta mendukung implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional yang semakin modern, mudah diakses, dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta.

Pengadilan Tinggi Riau Gelar Pengajian dan Yasinan Bersama untuk Memperkuat Kebersamaan dan Ikhtiar Spiritual

Pengadilan Tinggi Riau Gelar Pengajian dan Yasinan Bersama untuk Memperkuat Kebersamaan dan Ikhtiar Spiritual

Pekanbaru – Pengadilan Tinggi Riau menyelenggarakan kegiatan Pengajian dan Yasinan Bersama pada Rabu, 29 Juli 2026 pukul 08.00 WIB, bertempat di Mushola At-Taqwa Pengadilan Tinggi Riau. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Tinggi Riau, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Riau, para Hakim Tinggi dan Hakim Ad Hoc, Pejabat Struktural dan Fungsional, seluruh aparatur pelaksana, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta peserta magang di lingkungan Pengadilan Tinggi Riau.

Pengajian dan yasinan bersama merupakan agenda pembinaan rohani yang dilaksanakan sebagai wujud ikhtiar spiritual keluarga besar Pengadilan Tinggi Riau dalam memohon keberkahan, kemudahan, serta ridha Allah SWT agar senantiasa diberikan kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur peradilan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang diikuti oleh seluruh peserta, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh khusyuk. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak begitu terasa selama berlangsungnya kegiatan, mencerminkan semangat persatuan dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat pencari keadilan.

Dalam doa bersama tersebut, keluarga besar Pengadilan Tinggi Riau memohon kepada Allah SWT agar pelaksanaan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pengadilan Tinggi Riau dengan Kejaksaan Tinggi Riau serta Kantor Wilayah Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) senantiasa diberikan kelancaran, keberkahan, dan menghasilkan sinergi yang semakin kuat dalam mendukung peningkatan pelayanan hukum kepada masyarakat.

Selain itu, doa syukur juga dipanjatkan atas keberhasilan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Riau yang telah dinyatakan lulus pada tahapan seleksi Calon Hakim Agung (CHA). Seluruh keluarga besar Pengadilan Tinggi Riau turut mendoakan agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta kelancaran dalam mengikuti seluruh rangkaian seleksi hingga memperoleh amanah sebagai Hakim Agung Republik Indonesia.

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memanjatkan doa bagi Pengadilan Tinggi Riau dalam menghadapi proses penilaian Zona Integritas menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Seluruh aparatur berharap setiap ikhtiar yang telah dilakukan memperoleh kemudahan, bimbingan, dan hasil terbaik sehingga Pengadilan Tinggi Riau mampu meraih predikat WBBM sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima, transparan, dan berintegritas.

Melalui kegiatan pengajian dan yasinan bersama ini diharapkan nilai-nilai kebersamaan, ukhuwah, integritas, dan spiritualitas semakin tertanam dalam diri setiap aparatur Pengadilan Tinggi Riau. Dengan semangat kebersamaan dan doa yang terus dipanjatkan, seluruh aparatur berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan peradilan yang profesional, berintegritas, akuntabel, serta berorientasi pada terwujudnya badan peradilan yang agung.

Kegiatan pengajian dan yasinan bersama ini juga menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual yang secara rutin dilaksanakan di lingkungan Pengadilan Tinggi Riau. Melalui kegiatan tersebut diharapkan tercipta keseimbangan antara profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kedinasan dengan penguatan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, sehingga seluruh aparatur senantiasa diberikan kekuatan lahir dan batin dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.

Pendampingan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM Tahun 2026 oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI

Pendampingan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM Tahun 2026 oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI

Pekanbaru – Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Pengadilan Tinggi Riau, telah dilaksanakan kegiatan Pendampingan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Undangan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Nomor 124/DJU.3/UND.PW1.1.1/VII/2026 tanggal 24 Juli 2026 tentang Pendampingan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM Tahun 2026.

Kegiatan diikuti oleh Ketua Pengadilan Tinggi Riau Dr. Hj. Diah Sulastri Dewi, S.H., M.H. selaku Pembina Zona Integritas, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Riau Abdul Azis, S.H., M.H. selaku Ketua Tim Zona Integritas, Panitera Supriady, S.H. selaku Koordinator Teknikal, Sekretaris T. Yudianto Syafeinarim, S.IP., S.H., M.M. selaku Koordinator Operasional, serta para Koordinator, Sekretaris, IT dan perwakilan Anggota Area I sampai dengan Area VI Zona Integritas Pengadilan Tinggi Riau.

Pendampingan disampaikan oleh Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum Mahkamah Agung RI, Zahlisa Vitalisa, S.H., M.H. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa terdapat perubahan mekanisme dan indikator penilaian Zona Integritas oleh Tim Penilai Nasional dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, setiap satuan kerja yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi dan menjadi calon penerima predikat WBBM diharapkan mampu menunjukkan komitmen yang lebih kuat dalam membangun budaya integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen administrasi, tetapi juga harus diwujudkan melalui implementasi nyata nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Seluruh unsur pimpinan dan aparatur di lingkungan Pengadilan Tinggi Riau diharapkan berperan aktif dalam memperkuat tata kelola organisasi yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima sehingga dapat memenuhi indikator penilaian menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Melalui kegiatan pendampingan ini, Pengadilan Tinggi Riau memperoleh penguatan, arahan, serta strategi dalam mempersiapkan tahapan evaluasi selanjutnya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh Tim Pembangunan Zona Integritas dalam mewujudkan komitmen bersama menuju satuan kerja yang berintegritas, profesional, dan mampu memberikan pelayanan peradilan yang bersih, efektif, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Profil Pengadilan Tinggi Riau

YouTube Video
 

 

YouTube Video
 

Publikasi Indeks Kepuasan Masyarakat

IKM

Publikasi Indeks Persepsi Anti Korupsi

IPAK

Publikasi ZI Indeks Persepsi Kualitas Pelayanan (SPKP)

SPKP

Publikasi ZI Indeks Persepsi Anti Korupsi (SPAK)

SPAK
📺 Sidang Publik LIVE

Informasi sidang publik Pengadilan Tinggi Riau secara real-time.

▶ Lihat Sekarang